Proses Pembuatan T-shirt Polri

2 April 2015

CARA PEMBUATAN KAOS by pabrik kaos bandung

Pembuatan kaos / T-Shirt dilakukan melalui proses sebagai berikut :

a. Pemotongan Pola kaos . Pola T-Shirt terdiri dari bagian badan, bagian lengan dan pita bies untuk lubang leher, kemudian kain dipotong sesuai pola dan ukuran;

 b. Sablon kaos logo.

1) Pada bagian badan depan sebelah kiri atas disablon logo Tribrata atau tanda fungsi masing-masing dengan ukuran tinggi 5,5 cm dan lebar 5 cm;

2) Sablon menggunakan zat warna pigmen, warna kuning untuk Tribrata, dan warna lainnya sesuai dengan warna tanda fungsi.

c. Penjahitan kaos .

1) Untuk jenis kain rajut bukan body size, Pand depan dan pand belakang bagian samping dan pundak serta lengan masing-masing dijahit obras benang 4, sedangkan untuk kain rajut jenis body size hanya dijahit sambung pada bagian pundak dan lengan;

2) khusus bagian pundak pada saat diobras diberi lapisan pita penahan elastis warna putih, kemudian dijahit dari dalam satu kali untuk penguat;

3) Pada sekeliling tepian lubang leher diberi lipatan pita bies sebesar 2 cm dan di jahit menggunakan mesin jahit overdeck, dibagian belakang disisipkan kode produksi; 4) Ujung lengan di lipat ke dalam selebar 2,5 cm kemudian dijahit menggunakan mesin overdeck;

5) Bagian bawah T-Shirt di lipat kearah dalam selebar 3 cm kemudian dijahit menggunakan mesin overdeck.

4. UKURAN Ukuran dalam pemakaian T-Shirt ditetapkan dengan penandaan : K (Kecil), SD (Sedang), B (Besar) dan EB (Ekstra Besar) dengan rincian setiap ukuran sebagai berikut:

NO U R A I A N U K U R A N (dalam cm) K SD B EB 1 Setengah Lingkar Badan 45,5 48 50,5 53 2 Panjang Badan 70 72,5 75 77,5 3 Lebar Bahu 14 15 16 17 4 Panjang Lengan 16 17 19 21 5 Setengah Lingkar Ujung Lengan 16 17 18 19 6 Setengah Lingkar Pangkal Lengan 24 25 26 27 7 Lebar Lubang Leher (bagian atas) 12,5 13,5 14,5 15,5 8 Tinggi Lubang Leher (bagian tengah) 11 12 13 14 9 Jarak pemasangan logo dihitung 2 cm dari titik sambungan leher arah ke pundak 16 16 17 17 5. GAMBAR. Lihat pada lampiran. 6. KETENTUAN-KETENTUAN LAIN. a. Pengujian T-Shirt dilakukan menurut cara/metode pengujian Standar Nasional Indonesia (SNI). b. Penandaan, pada setiap T-Shirt dipasang kode produksi dan ukuran, dijahit pada bagian dalam leher belakang, berbentuk persegi panjang, yang dibuat dari kain satin warna putih dan disablon warna hitam yang tidak luntur dan tidak mudah pudar; 1) Garis bingkai a) Panjang, mm : 60; b) Lebar, mm : 25; 2) Tulisan POLRI. a) Panjang, mm : 30; b) Lebar, mm : 37; 3) Tulisan kode produksi, tinggi, mm : 6; 4) Tulisan Kode ukuran, tinggi, mm : 10; Contoh kode produksi : 12.099 yang artinya Angka 10 menunjukan tahun anggaran 2012. Angka 099 menunjukan nomor registrasi perusahaan. c. Pemeriksaan. Sebelum T-Shirt dikemas, harus diadakan pemeriksaan terhadap semua bagian sehingga tidak ada T-Shirt yang cacat terkemas dalam peti, halhal yang perlu diperhatikan :

1) Setiap jahitan harus kuat, tidak menumpuk, tidak ada jahitan loncat, dan tidak terdapat benang-benang yang terurai;

2) Warna pada masing-masing bagian sama, tidak belang;

3) Pemasangan logo harus lurus dan simetris.

d. Pengemasan.

Setelah pembuatan T-Shirt Polri selesai kemudian disetrika dan dilipat rapih untuk setiap potong dimasukkan kedalam kantong plastik bening. Setiap 10 potong dimasukkan kedalam kantong besar, kemudian setiap 16 kantong besar dimasukkan kedalam dus kemasan ukuran 76 x 52 x 42 cm lengkap dengan packing list dan sesuai persyaratan pengemasan oleh pabrik kaos bandung.

7. LAIN LAIN.

Ketentuan Teknis mengenai T-Shirt Polri yang bertentangan dengan Spesifikasi Teknis Bekal Sederhana ini dinyatakan tidak berlaku lagi.



Baca juga
  »
11 Juni 2012
KONVEKSI KAOS PROMOSI
KONVEKSI KAOS PROMOSI

  »
11 Agustus 2010
HARGA KAOS PABRIK
HARGA KAOS PABRIK

  »
11 Agustus 2010
SUPPLYER PABRIK T-SHIRTS
SUPPLYER PABRIK KAOS SERAGAM T-SHIRTS

  »
17 April 2010
Price list Kaos/ T-shirt
Price list Kaos/ T-shirt

  »
13 Maret 2010
PESAN KAOS KELAS
PESAN KAOS KELAS